Dispertan PP Kab. Karanganyar Melakukan Kunjungan ke Pelaku Usaha Olahan Pangan Lokal
Kategori: Ketahanan Pangan
Salah satu kegiatan dari penerapan Perpres nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaraman Konsumsi Pangan adalah Pengembangan Pangan Lokal.
Untuk itu Dispertan PP pada Rabu 6/4 melaksanakan perkunjungan ke tiga pelaku usaha olahan pangan lokal.
Pertama di Gemblong Durian, Gayamdompo; kedua Banana Krezzz, Salam, Karangpandan; dan terakhir Jawa Mie, Tegalgede.
Kunjungan ini bertujuan untuk memperbarui database pangan lokal yang menggunakan bahan lokal di Kabupaten Karanganyar.
Dalam kunjungan tersebut, tim dari Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar melihat langsung proses produksi serta berdialog dengan para pelaku usaha mengenai tantangan dan potensi pengembangan produk.
Di lokasi pertama, Gemblong Durian Gayamdompo, tim mengapresiasi inovasi memadukan ketan tradisional dengan buah durian lokal yang menjadi komoditas unggulan wilayah setempat. Sementara itu, di Banana Krezzz Karangpandan, fokus beralih pada pemanfaatan pisang hasil bumi lereng Lawu yang diolah menjadi camilan modern dengan nilai jual tinggi. Kunjungan berakhir di Jawa Mie Tegalgede, sebuah usaha yang konsisten memproduksi mi berbasis bahan baku lokal non-gandum.
Kepala Dispertan PP Kabupaten Karanganyar menegaskan bahwa pembaruan data ini bukan sekadar pendataan administratif, melainkan langkah strategis untuk memetakan kekuatan pangan daerah.
Melalui implementasi Perpres Nomor 81 Tahun 2024 ini, diharapkan ketergantungan masyarakat pada satu jenis pangan pokok (seperti beras dan gandum) dapat dikurangi. Dispertan PP berkomitmen untuk terus mendorong ASN dan masyarakat luas agar menjadi motor penggerak konsumsi pangan lokal, sekaligus membangkitkan roda perekonomian para UMKM sektor pangan di Bumi Intanpari.